Paris Saint-Germain harus mengakhiri awal musim yang sempurna setelah takluk 1-0 dari Lens pada ajang Trophée des Champions di Stadion Bollaert-Delelis hari Minggu malam. Berdasarkan hasil pertandingan tersebut, rekor positif tim asal ibu kota Prancis ini langsung terhenti di tangan Lens.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut Achraf Hakimi, kekalahan tersebut dipengaruhi oleh kondisi pertandingan yang dinilai tidak adil bagi timnya. Pemain berusia 27 tahun itu menyatakan kekecewaannya secara terbuka usai laga berakhir. "Kami telah berupaya keras untuk menang dan mendominasi jalannya pertandingan, tetapi ada situasi-situasi tertentu yang berada di luar kendali kami. Bermain di stadion seperti ini yang sama sekali tidak netral dan tanpa kehadiran suporter kami adalah hal yang sulit. Kita seharusnya bertanding dalam kondisi yang setara. Hari ini, suasana pertandingan lebih mirip seperti laga tandang Ligue 1 biasa, dan ini bukanlah sebuah alasan semata," ujarnya kepada Ligue 1+.
Pemain tim nasional Maroko itu juga menyoroti persiapan tim yang kurang ideal menjelang pertandingan final ini akibat masalah jadwal yang padat. Berdasarkan keterangannya, beberapa pemain baru saja kembali terlambat dan melewatkan sesi latihan penting, ditambah dengan jadwal tanding hari Rabu sebelumnya yang menguras tenaga. "Kami biasanya bermain di tempat netral, tetapi kali ini kami bermain di markas lawan. Meski demikian, kami akan terus bekerja keras untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Sejumlah pemain terlambat bergabung dan baru saja menyelesaikan pertandingan pada hari Rabu lalu, sehingga waktu pemulihan sangat minim. Kami harus segera bangkit dan melanjutkan perjuangan," tambahnya menutup wawancara.