Malam kelam menimpa Paris Saint-Germain di Parc des Princes. Babak pertama melawan Bayern Munich menjadi mimpi buruk yang nyata. Tim tuan rumah harus menerima kekalahan setelah melakukan banyak kesalahan fatal dan kehilangan para pemain pilar akibat cedera.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Nasib baik hanya sekali berpihak pada Paris Saint-Germain. Keberuntungan itu datang saat tembakan Serge Gnabry membentur dua tiang gawang pada menit ke-31. Jika bola itu masuk, pertandingan akan selesai lebih cepat bagi keunggulan tim Jerman.
Berdasarkan pernyataan Luis Enrique setelah pertandingan, Paris Saint-Germain terlalu banyak memberikan hadiah kepada lawan. Bayern Munich datang sebagai mesin tempur yang mencatatkan 16 kemenangan beruntun. "Jika Anda memberi hadiah di level seperti ini, mereka akan mencetak gol dan laga selesai," ujar pelatih asal Asturia tersebut.
Petaka pertama lahir pada menit ke-4. Operan ceroboh Pacho gagal dijangkau Ousmane Dembélé yang tampak kurang bertenaga. Olise memanfaatkan situasi untuk menusuk ke lini pertahanan. Lucas Chevalier sempat memblok tembakan pertama, namun bola muntah disambar oleh Luis Diaz menjadi gol.
Pada menit ke-23, Ousmane Dembélé harus ditarik keluar lapangan. Sang penyerang mengalami cedera tidak lama setelah golnya dianulir karena offside. Luis Enrique membela diri terkait keputusannya memainkan sang penyerang sejak awal laga. Menurutnya, cedera ini tidak berkaitan dengan masalah medis sebelumnya.
Krisis berlanjut pada menit ke-31. Marquinhos memenangkan duel melawan Harry Kane setelah menerima umpan lambung Nuno Mendes. Namun, sang kapten lengah dalam mengawasi pergerakan sekitar. Luis Diaz merebut bola dengan mudah dan mencetak gol kedua bagi tim tamu.
Sebelum babak pertama usai, Achraf Hakimi menjadi korban berikutnya. Bek kanan tersebut mendapat tekel keras dari Luis Diaz hingga harus dipapah keluar lapangan. Menurut laporan dari Canal +, pemain internasional Maroko itu meninggalkan stadion menggunakan kruk dan sepatu pelindung khusus.
Kartu merah untuk Luis Diaz mengubah jalannya paruh kedua. Bayern Munich memilih bertahan total di area pertahanan mereka sendiri. Paris Saint-Germain terus menekan dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui aksi João Neves pada 15 menit terakhir laga.
Para pemain Bayern Munich menggunakan segala cara untuk mempertahankan keunggulan. Manuel Neuer dan rekan-rekannya memperlambat tempo permainan pada setiap kesempatan. Joshua Kimmich bahkan tampak mengulur waktu dengan berpura-pura mengalami kram otot di lapangan.
Luis Enrique mengaku cukup puas dengan respons tim pada babak kedua. Paris Saint-Germain mampu menciptakan banyak peluang matang. Namun, membongkar pertahanan tim yang menumpuk sepuluh pemain di garis belakang tetap menjadi tugas yang sangat sulit.