Maroko sukses mengamankan tiket ke babak 8 besar Piala Dunia 2026. Kepastian ini diraih setelah memenangkan sesi adu penalti yang luar biasa melawan Belanda. Kedua tim bermain imbang 1-1 sebelum laga ditentukan lewat drama titik putih yang berakhir dengan skor 3-2.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sesi adu penalti tersebut berjalan sangat menegangkan dan penuh drama. Sebanyak lima kegagalan eksekusi terjadi dari kedua belah pihak. Tiga tembakan di antaranya membentur tiang dan mistar gawang.
Mantan pemain Lens, Neil El Aynaoui, menjadi salah satu eksekutor yang gagal setelah bola tembakannya menghantam mistar gawang. Kegagalan ini sempat memberikan keuntungan awal bagi Belanda. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Justin Kluivert gagal memanfaatkan momentum setelah sepakan mendatarnya membentur tiang gawang. Ketegangan semakin meningkat saat kapten Maroko, Achraf Hakimi, juga mendapati bola tembakannya mengenai tiang gawang.
Berdasarkan laporan pertandingan, momen paling tidak biasa terjadi pada eksekusi Soufiane Rahimi. Tembakan pemain Maroko tersebut sebenarnya berhasil ditepis oleh penjaga gawang Bart Verbruggen. Namun, bola liar justru tidak sengaja terdorong masuk ke gawang sendiri oleh tumit kanan sang kiper.
Menurut analisis pertandingan, gol keberuntungan tersebut menjadi titik balik krusial. Maroko akhirnya keluar sebagai pemenang dalam drama panjang ini. Skuad Afrika Utara tersebut kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di perempat final.