Tim nasional Maroko berhasil meraih kemenangan penting atas Skotlandia pada laga kedua fase grup Piala Dunia 2026. Namun pertandingan tersebut dibayangi oleh situasi hukum yang menjerat Achraf Hakimi. Pengadilan Prancis mengonfirmasi bahwa bek kanan milik Paris Saint-Germain tersebut harus menjalani persidangan atas kasus dugaan pemerkosaan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Keputusan pengadilan tersebut keluar hanya beberapa jam sebelum sepak mula pertandingan. Berdasarkan keterangan sang pelatih, pengumuman hukum itu sama sekali tidak mengganggu fokus sang pemain di lapangan.
Menurut Mohamed Ouahbi, Achraf Hakimi tetap menunjukkan profesionalisme yang tinggi menjelang pertandingan. "Dia baik-baik saja. Dia bangun di pagi hari, makan bersama semua orang, bersiap, dan memotivasi seluruh tim. Dia berada di ruang ganti, dia fokus, dia ingin bermain bagus, dan dia menunjukkan performa yang hebat. Jadi kami tidak punya komentar lain. Kami berada di belakangnya, kami sangat tenang, dan dia juga sangat tenang," kata Mohamed Ouahbi setelah pertandingan selesai.
Mohamed Ouahbi juga memberikan pujian tinggi terhadap kapasitas sang kapten di lapangan hijau. Menurut sang pelatih, performa bek kanan tersebut akan terus meningkat sepanjang turnamen. "Dia akan memainkan lebih banyak pertandingan bagus. Dia adalah bek kanan terbaik di dunia, dan dia akan membuktikannya di Piala Dunia ini," tambah Mohamed Ouahbi. Ia juga menegaskan bahwa Achraf Hakimi adalah figur yang sangat krusial bagi staf kepelatihan serta seluruh skuad Maroko.
Kemenangan atas Skotlandia membuat Maroko kini mengemas empat poin di Grup C. Jumlah poin tersebut belum menjamin posisi aman bagi mereka untuk melaju ke babak 32 besar. Berdasarkan pernyataan Mohamed Ouahbi, ia tidak akan melakukan rotasi pemain inti hanya demi menyenangkan pihak tertentu. Maroko dijadwalkan melakoni laga penentu melawan Haiti pada 24 Juni di Atlanta.